Yayasan BASIS
Jl. Pringgokusuman 35 - Yogyakarta - 55272
Berlangganan, iklan, informasi:
081225225423  (Telepon, WhatsApp)
majalahbasis@gmail.com
  • Black Facebook Icon
  • Black Instagram Icon
  • Tokopedia
  • email

Dr. Sindhunata

Dr. Gabriel Possenti Sindhunata, SJ, lahir pada 12 Mei 1952 di Kota Batu, Jawa Timur, adalah Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Majalah Utusan dan penulis tetap Rubrik Padupan Kencana. Karier menulisnya diawali dengan bekerja sebagai wartawan Majalah Teruna, terbitan PN Balai Pustaka, Jakarta, 1974-1977. Mulai tahun 1978, ia menjadi wartawan di Harian Kompas, Jakarta. Di harian ini, ia dikenal sebagai penulis features dan kolumnis sepak bola dunia.

 

Sindhunata, SJ tamat dari Seminarium Marianum, Lawang, Malang, Jawa Timur pada tahun 1970. Tahun 1980, ia menyelesaikan studi filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta. Kemudian ia menyelesaikan studi teologi di Institut Filsafat Teologi Kentungan, Yogyakarta (1983). Ia melanjutkan studi doktoral filsafat di Hochschule für Philosophie, Philosophische Fakultät SJ München, Jerman (1986-1992).

 

Ia telah menulis buku ilmiah Dilema Usaha Manusia Rasional, Hoffen auf den Ratu Adil-Das eschatologische Motiv des “Gerechten Königs” im Bauernprotest auf Java während des 19 und zu Beginn des 20 Jahrhunderts (Menanti Ratu Adil – Motif Eskatologis dari Ratu Adil dalam Protes Petani di Jawa Abad ke-19 dan awal Abad ke-20) dan Sakitnya Melahirkan Demokrasi (1999). Tulisan features-nya telah diterbitkan dalam buku Cikar Bobrok dan Bayang-bayang Ratu Adil.

 

Ia juga menulis dalam Bahasa Jawa: Aburing Kupu-kupu Kuning, Ndhérék Sang Déwi ing Éréng-érénging Merapi Redi Merapi, Sumur Kitiran Kencana, dan Nggayuh Gesang Tentrem. Penanggung jawab/pemimpin redaksi dan penulis tetap rubrik Tanda Tanda Zaman Majalah Basis ini adalah penulis karya sastra yang kini telah menjadi klasik, Anak Bajang Menggiring Angin.

 

Karya sastranya yang lain adalah Air Penghidupan, Semar Mencari Raga, Mata Air Bulan, Tak Enteni Keplokmu Tanpa Bunga dan Telegram Duka. Kumpulan puisinya telah terbit dalam buku Air Kata-kata (2003). Telah terbit juga trilogi catatan sepak bolanya Air Mata Bola, Bola di Balik Bulan, dan Bola-bola Nasib (2002). Ia telah menerbitkan buku ilmu tertawa yang berangkat dari dagelan ludruk Ilmu Ngglethek Prabu Minohek (2004). Ia juga menulis bukunya filsafat slebor becak berjudul Waton Urip (2005).