Yayasan BASIS
Jl. Pringgokusuman 35 - Yogyakarta - 55272
Berlangganan, iklan, informasi:
081225225423  (Telepon, WhatsApp)
majalahbasis@gmail.com
  • Black Facebook Icon
  • Black Instagram Icon
  • Tokopedia
  • email

indeks 2017

A. Bagus Laksana, “Akankah Trump Membangun Kota Surgawi?”, No. 01-02, Tahun ke-66, 2017

A. Bagus Laksana, “Awas, Radikalisme Masuk Kampus!”, No. 07-08, Tahun ke-66, 2017

A. Bagus Laksana, “Melawan Dominasi Pikiran”, No. 03-04, Tahun ke-66, 2017

A. Bagus Laksana, “Pendekatan Dekonstruksi: Menggugat Konsep “Agama Dunia””, No. 11-12, Tahun ke-66, 2017

A. Setyo Wibowo, “Dialektika 8-selesai. Schopenhauer: Menang dengan Cara Apapun”, No. 01-02, Tahun ke-66, 2017

A. Setyo Wibowo, “Media Sosial dan Mobokrasi”, No. 11-12, Tahun ke-66, 2017

A. Setyo Wibowo, “Michel Henry: Hidup Auto-Afektif”, No. 09-10, Tahun ke-66, 2017

A. Setyo Wibowo, “Populisme di Tangan Demagog”, No. 05-06, Tahun ke-66, 2017

A. Sudiarja, “Keindahan Itu Muncul dari Batu Pualam”, No. 11-12, Tahun ke-66, 2017

A. Sudiarja, “Ketika Cinta dan Benci Viral”, No. 09-10, Tahun ke-66, 2017

A. Sudiarja, “Ketika Dunia Cenderung Terpecah-pecah”, No. 03-04, Tahun ke-66, 2017

Alexander Hendra Dwi A., “John Dewey dan Rekonstruksi Pendidikan Agama”, No. 01-02, Tahun ke-66, 2017

Aprilla S. Madaun, “Ibn Taimiyyah: Pemikiran Teologis” No. 05-06, Tahun ke-66, 2017

Arahmaiani, “Melawan Arus”, No. 11-12, Tahun Ke-66, 2017

Arif Fitra Kurniawan, “Peluh Para Penerjemah”, No. 07-08, Tahun ke-66, 2017

B. Hari Juliawan, “Ekonomi Informal”, No. 01-02, Tahun ke-66, 2017

B. Hari Juliawan, “Kecerdasan Buatan dan Keributan Beneran”, No. 11-12, Tahun ke-66, 2017

B. Hari Juliawan, “Pesona Agama dalam Gaduh Politik”, No. 01-02, Tahun ke-66, 2017

B. Hari Juliawan, “Populisme”, No. 09-10, Tahun ke-66, 2017

B. Rahmanto, “Seperti Jassin, Pengajaran Sastra pun Mulai Dilupakan”, No. 07-08, Tahun ke-66, 2017

Bandung Mawardi, “100 Tahun Balai Pustaka (22 September 1917 - 22 September 2017) Mengingat (Belum) Tamat”, No. 09-10, Tahun ke-66, 2017

Bandung Mawardi, “Bacaan Jelata”, No. 05-06, Tahun ke-66, 2017

Bandung Mawardi, “Berkabar Buku Jassin”, No. 07-08, Tahun ke-66, 2017

Bandung Mawardi, “Berlagu Indonesia Masa Lalu”, No. 03-04, Tahun ke-66, 2017

Bandung Mawardi, “Novel: Bercerita Keluarga, Bercerita Indonesia”, No. 11-12, Tahun ke-66, 2017

Bandung Mawardi, “Sebelum dan Sesudah”, No. 01-02, Tahun ke-66, 2017

Bekti Satiani, “Murid dan Buku”, No. 11-12, Tahun ke-66, 2017

Bobby Paleo, “amina Wadud Mushin:Pemikiran Feminisme”, No. 05-06, Tahun ke-66, 2017

C. Bayu Risanto, “Namanya Oksigen”, No. 01-02, Tahun ke-66, 2017

C. Bayu Risanto, “Sirkulasi Angin di Bumi”, No. 09-10, Tahun ke-66, 2017

Dadang Ari Murtono, “Nujum Surabaya”, No. 01-02, Tahun ke-66, 2017

Dadang Ari Murtono, “Pemuda Millenial”, No. 11-12, Tahun ke-66, 2017

Dian Nurrachman, “Sastra Digital dan Nilai Religius”, No. 07-08, Tahun ke-66, 2017

Dian Vita Ellyati, “Di Sini Literasi Bisa Basi”, No. 05-06, Tahun ke-66, 2017

Dian Vita Ellyati, “Gabriel Gracia Marquez: Penjaga Jembatan antara Sihir dan Realitas”, No. 03-04, Tahun ke-66, 2017

Dian Vita Ellyati, “Kematangan Sastra Anak: Pertaruhan Pondasi Literasi”, No. 09-10, Tahun ke-66, 2017

Dian Vita Ellyati, “Tepa Selira dari Rak Buku Berdebu”, No. 11-12, Tahun ke-66, 2017

F. Wawan Setyadi, “Ricoeur: Fenomenologi dan Jalan Lingkar Hermeneutik”, No. 09-10, Tahun ke-66, 2017

Fauzi Sukri, “HB Jassin: Sosok Criticus Indonesianus”, No. 07-08, Tahun ke-66, 2017

Fauzi Sukri, “Penularan Jassin”, No. 03-04, Tahun ke-66, 2017

Goenawan Mohamad, “Nietzche: Tubuh, Tari, Tuhan”, No. 11-12, Tahun ke-66, 2017

Hamzah Muhammad, “Ibu Memperkenalkan Namanya, Saya Membaca Ceritanya”, No. 07-08, Tahun ke-66, 2017

Han Putro Widyono, “HB Jassin di Luar Ingatan”, No. 07-08, Tahun ke-66, 2017

Hanputro Widyono, “Imajinasi di Kamus”, No. 03-04, Tahun ke-66, 2017

Heru Prakosa, “Bercermin dari Batas Dua Benua”, No. 05-06, Tahun ke-66, 2017

Heru Prakosa, “Kala Karta Mendakwa”, No. 07-08, Tahun ke-66, 2017

Heru Prakosa, “Toleransi: Cukupkah?”, No. 03-04, Tahun ke-66, 2017

Imawati Rofiqoh, “Kecantikan, Gelap, dan Putih”, No. 11-12, Tahun ke-66, 2017

Isvita Septi Wulandari, “Kata, Waktu, Kita”, No. 11-12, Tahun ke-66, 2017

Ito Prajna-Nugroho, “Edmund Husserl: Lembaran Baru Filsafat Kontemporer”, No. 05-06, Tahun ke-66, 2017

Ito Prajna-Nugroho, “Husserl: Menggugat Kesadaran Manusia Modern”, No. 09-10, Tahun ke-66, 2017

Johanes Eka Priyatma, “Sekolah sebagai Anteseden”, No. 03-04, Tahun ke-66, 2017

Kartika R. Wijayanti, “Piala”, No. 11-12, Tahun ke-66, 2017

Lucia Ratih Kusumadewi, “Membangun Budaya Literasi”, No. 03-04, Tahun ke-66, 2017

M. Fauzi Sukri, “Satu Buku Dua Zaman”, No. 11-12, Tahun ke-66, 2017

Michael Reskianto Pabubung, “Hassan Hanafi: Gerakan Idiologi Pembebasan”, No. 05-06, Tahun Ke-66, 2017

Mutimmatun Nadhifah, “Puisi dan Subuh: Raga Meruang dan Mewaktu”, No. 05-06, Tahun ke-66, 2017

Na’imatur Rofiqoh, “Berkisar di Puisi”, No. 09-10, Tahun ke-66, 2017

Paulus Bambang Irawan, “Kebebasan Akademik, Pedagogi Pembebasan, dan Narasi Sosial”, No. 01-02, Tahun ke-66, 2017

Qibtiyatul Maisaroh, “Film India Mendekam di Buku”, No. 09-10, Tahun ke-66, 2017

Regina Affandi, “Jean-Luc Marion: L’adonne dan Kelupaan akan Cinta”, No. 09-10, Tahun ke-66, 2017

Saifur Rohman, “Sastra Indonesia sebagai Catatan Kaki Jassin”, No. 07-08, Tahun ke-66, 2017

Santi Almufaroh, “Talnovo”, No. 03-04, Tahun ke-66, 2017

Setia Naka Adrian, “Mimpi Buruk”, No. 01-02, Tahun ke-66, 2017

Setyaningsih, “Nelangsa Drupadi, Mendendam Kuasa Lelaki”, No. 03-04, Tahun ke-66, 2017

Sindhunata, “Ancaman Wabah Kebencian”, No. 01-02, Tahun ke-66, 2017

Sindhunata, “Bahaya Politik Identitas”, No. 03-04, Tahun ke-66, 2017

Sindhunata, “Bulan dari Telur”, No. 03-04, Tahun ke-66, 2017

Sindhunata, “Koh Put On, Anak Betawi”, No. 03-04, Tahun ke-66, 2017

Sindhunata, “Pasa Sapi Ubrux”, No. 05-06, Tahun ke-66, 2017

Tarko Sudiarno, “Beragam Itu Indah”, No, 09-10, Tahun ke-66, 2017

Tarko Sudiarno, “Keindonesiaan Itu Ada di Pinggir Indonesia”, No. 11-12, Tahun ke-66, 2017

Tri Winarno, “Berpuisi, Bermain Kata Arkais”, No. 11-12, Tahun ke-66, 2017

Udji Kayang Aditya Supriyanto, “Buku Membelit Sakit”, No. 05-06, Tahun ke-66, 2017

Widyanuari Eko Putra, “Menjelajahi Parodi Tak Bertuan”, No. 01-02, Tahun ke-66, 2017

Yeremias Nardin, “Fatima Mernissi: Dekonstruksi Dominasi Laki-laki”, No. 05-06, Tahun ke-66, 2017

Yohanes Bara, “Kemanusiaan Itu Satu”, No. 11-12, Tahun ke-66, 2017

Yulius Tandyanto, “Nietzsche: Sang Bentara “Fenomenologi”?”, No. 09-10, Tahun ke-66, 2017

Yusri Fajar, “Makanan, Relasi Sosial, dan Identitas”, No. 07-08, Tahun ke-66, 2017