Yayasan BASIS
Jl. Pringgokusuman 35 - Yogyakarta - 55272
Berlangganan, iklan, informasi:
081225225423  (Telepon, WhatsApp)
majalahbasis@gmail.com
  • Black Facebook Icon
  • Black Instagram Icon
  • Tokopedia
  • email

A. Bagus Laksana, “Melankolia Poskolonial & Krisis Demokrasi”, No. 11-12, Tahun ke 65, 2016. 

A. Bagus Laksana, “Negosiasi Spiritual di Dunia Cyberspace”, No. 07-08, Tahun ke-65, 2016.

A. Bagus Laksana, “Palmyra: Imaji yang Menggoda”, No. 05-06, Tahun ke-65, 2016.

A. Setyo Wibowo & Chrysnanda Dwi Laksana, “Pendidikan Keutamaan bagi Polisi”, No. 01-02, Tahun ke-65, 2016. 

A. Setyo Wibowo, “Dialektika (2): Retorika”, No. 01-02, Tahun ke-65, 2016. 

A. Setyo Wibowo, “Dialektika (3): Contoh Dialektika Maieutike”, No. 03-04, Tahun ke-65, 2016.  

A. Setyo Wibowo, “Dialektika (4): Episteme”, No. 05-06, Tahun ke-65, 2016.

A. Setyo Wibowo, “Dialektika (5): Dialektika Aristoteles: Doksografi”, No. 07-08, Tahun ke-65, 2016.

A. Setyo Wibowo, “Dialektika 7. Schopenhauer: Dialektika Eristik Waton Suloyo”, No. 11-12, Tahun ke 65, 2016. 

A. Setyo Wibowo, “Hati-hati Sesat Pikir Aplikasi”, No. 05-06, Tahun ke-65, 2016.

A. Setyo Wibowo, “Nietzsche: Genealogi Kaum Fanatik”, No. 03-04, Tahun ke-65, 2016.  

A. Sudiarja, “Kedalaman “Jati Diri” dalam Agama”, No. 11-12, Tahun ke 65, 2016. 

Adam Gottar Parra, “Isak Biola dalam Hujan”, No. 07-08, Tahun ke-65, 2016.

Adi Zamzam, “Suara-suara di Hutan Bakau”, No. 03-04, Tahun ke-65, 2016.  

Adrianus Sunarko, “Persaudaraan Semesta”, No. 07-08, Tahun ke-65, 2016.

Agustinus Gianto, “Pemerolehan & Pembelajaran Bahasa”, No. 07-08, Tahun ke-65, 2016.

Agustinus Gianto, “Tentang -lah dan pun”, No. 03-04, Tahun ke-65, 2016.  

Agustinus Gianto, “Tentang Adjektiva”, No. 01-02, Tahun ke-65, 2016. 

Agustinus Sihura, “Modus Suap-suap”, No. 11-12, Tahun ke 65, 2016. 

Antonius Siwi Dharma Jati, “Kehidupan sebagai Metafora”, No. 03-04, Tahun ke-65, 2016.  

Aura A. Asmaradana, “Kehendak Kuasa: Siapa Mereka?”, No. 03-04, Tahun ke-65, 2016.  

B. Hari Juliawan, “Demokrasi à la Indonesia”, No. 01-02, Tahun ke-65, 2016. 

B. Hari Juliawan, “Gemerlap Kota: Runtuhnya Mimpi”, No. 05-06, Tahun ke-65, 2016.

B. Hari Juliawan, “Gerakan Sosial Baru”, No. 07-08, Tahun ke-65, 2016.

B. Hari Juliawan, “Gerakan Sosial”,  No. 01-02, Tahun ke-65, 2016. 

B. Hari Juliawan, “Masyarakat Gerakan”, No. 11-12, Tahun ke 65, 2016. 

B. Hari Juliawan, “Memanfaatkan Sumberdaya dan Peluang Politik”, No. 05-06, Tahun ke-65, 2016.

Bambang A. Sipayung, “Pengungsi: Krisis dan Manusia yang Berpindah”, No. 01-02, Tahun ke-65, 2016. 

Bandung Mawardi, “Sastra di Jawa”, No. 07-08, Tahun ke-65, 2016.

Beni Setia, “Kronik Sapaduga”, No. 11-12, Tahun ke 65, 2016. 

Benny Sabdo, “Reposisi Hak Budget DPR”, No. 11-12, Tahun ke 65, 2016. 

Bernhard Kieser, “Pidana Mati Diundangkan, agar tidak pernah Dilaksanakan”, No. 01-02, Tahun ke-65, 2016. 

Bernhard Kieser, “Solidaritas yang Baru dan Universal”, No. 07-08, Tahun ke-65, 2016.

Budiawan Dwi Santoso, “Bung Karno, Humor, dan Ideologi”, No. 07-08, Tahun ke-65, 2016.

C. Bayu Risanto, “Persimpangan Jalan Peradaban”, No. 07-08, Tahun ke-65, 2016.

Dadang Ari Murtono, “Penyintas”, No. 05-06, Tahun ke-65, 2016.

F. Wawan Setyadi, “Memahami Teks, Memahami Diri Sendiri”, No. 11-12, Tahun ke 65, 2016. 

Fandy Hutari, “Kontroversi Wajah Aidit di The Indonesian Idea”, No. 11-12, Tahun ke 65, 2016. 

Heru Prakosa, “Auto-Theisme: Paradoks Manusia yang Mengaku Diri Ber-Tuhan”, No. 01-02, Tahun ke-65, 2016. 

Heru Prakosa, “Dialog Kearifan Global”, No. 07-08, Tahun ke-65, 2016.

Heru Prakosa, “Sacred Space: Wilayah Pemaknaan Proses Meng-Ada”, No. 05-06, Tahun ke-65, 2016.

In Nugroho Budisantoso, “Gelojoh Para Penguasa Kursi dan Surutnya Kepublikan”, No. 03-04, Tahun ke-65, 2016.  

Ito Prajna-Nugroho, “Siklus Kejatuhan Rezim Politik”, No. 01-02, Tahun ke-65, 2016. 

Ito-Prajna Nugroho, “Dekonstruksi Kekuasaan & Rekonstruksi Keadilan”, No. 11-12, Tahun ke 65, 2016. 

Jojo Fung, “Ruang Sakral Dialog”, No. 07-08, Tahun ke-65, 2016.

Jumari H. S., “Burung-burung Itu Berkicau Perih” No. 05-06, Tahun ke-65, 2016.

Tjahjono Widarmanto, “Sepatu Kerja”, No. 05-06, Tahun ke-65, 2016.

Jumari H. S., “Gamelan”, No. 11-12, Tahun ke 65, 2016. 

Kamil Alfi Arifin, “Perumahan: Masalah Ruang dan Gaya Hidup”, No. 01-02, Tahun ke-65, 2016. 

Kurniasih, “Ibu Kita Kartini dan High-Heels”, No. 07-08, Tahun ke-65, 2016.

M. Faizi, “Novel Tak Berguna: Gaya Satir Sudut Pandang”, No. 11-12, Tahun ke 65, 2016. 

Marcellinus Andy Rudhito, “Matematika Itu Tidak Abstrak”, No. 05-06, Tahun ke-65, 2016.

Muhtar Habibi, “Industri Pinggiran, Buruh Metropolitan”, No. 05-06, Tahun ke-65, 2016.

Reza W. Martunus, “Ruang Esensial: Arsitektur dalam Dekonstruksi Derrida”, No. 05-06, Tahun ke-65, 2016.

Sindhunata, “Belok Kiri Jalan Terus”, No. 03-04, Tahun ke-65, 2016.  

Sindhunata, “Misteri Cokor”, No. 07-08, Tahun ke-65, 2016.

Sindhunata, “Ngruwat Mongso”, No. 11-12, Tahun ke 65, 2016. 

Sindhunata, “Semar Mati”, No. 05-06, Tahun ke-65, 2016.

Sindhunata, “Seni Los Stang: Suket Godhong dadi Rewang”, No. 01-02, Tahun ke-65, 2016. 

Teguh Santosa, “Lelaki Harimau: Brutalitas dalam Kesalehan”, No. 07-08, Tahun ke-65, 2016.

Tjipto Susana, “Ivan Illich: Dunia yang Ramah”, No. 03-04, Tahun ke-65, 2016.  

Y. D. Anugrahbayu, “Nietzsche & Levinas: Pembongkar Subjek Moral”, No. 03-04, Tahun ke-65, 2016.  

Yohanes Endar Hendarto, “Dionysos: Kultus Reaktif a la Nietzsche”, No. 03-04, Tahun ke-65, 2016. 

Yohanes Heri Widodo, “Agama vs Sikap Prososial”, No. 05-06, Tahun ke-65, 2016.

Yulius Tandyanto, “Kebenaran adalah Metafisika”, No. 03-04, Tahun ke-65, 2016.